Tuesday, May 08, 2007

Melahirkan di Negeri Orang

Tadi malam, pasangan Pak Badri dan Bu Dita memperoleh momongan, seorang bayi lelaki yang lahir di NCKU Hospital, setelah masuk rumah sakit sejak sehari sebelumnya. Karena kali ini adalah kelahiran pertama, tak dapat disembunyikan perasaan cemas dan bingung kedua mahasiswa NCKU ini. Apalagi, selain harus melahirkan di negeri orang, mereka juga tidak didampingi orang tua yang biasanya akan sangat membantu pada saat-saat seperti itu. Jadilah, "para senior", yang telah berkeluarga dan berputra menjadi sasaran pertanyaan ini itu tentang proses melahirkan. Tentu saja, tak terkecuali aku, yang memiliki jumlah anak paling banyak di Tainan ini, he..he..he...


Melahirkan anak di kala masih mahasiswa sebenarnya tidaklah luar biasa. Namun, menjadi cukup istimewa manakala melahirkannya di negeri seperti Taiwan, manakala bahasa masih sering menjadi kendala yang berarti, dan jauh dari sanak keluarga. "Keluarga" yang ada, hanyalah teman-teman sesama mahasiswa. Nama Cina pun mesti disiapkan, selain nama khas Indonesia.

Pasangan ini akan segera diikuti dua pasangan lain yang akan melahirkan anak mereka dalam kurun waktu yang dekat. Pertama, pasangan Budhi Handoyo, mahasiswa IMBA NCKU-Aisyah Nur Jamil, mahasiswa S2 Asia University, yang menurut perkiraan akan melahirkan minggu depan. Kedua, pasangan Mungki Rahadian-Anna Kurniawati, keduanya mahasiswa IMBA NCKU, yang akan memperoleh momongan Juli mendatang. Tampaknya, mahasiswa Indonesia akan segera terkenal sebagai mahasiswa yang "produktif".......